Meskipun kucing dari segala usia dapat terinfeksi virus penyebab panleukopenia, anak kucing yang masih kecil, kucing yang sakit, dan kucing yang tidak divaksinasi adalah yang paling rentan. Baca juga: Ketahui Sebab Kucing Mengalami Penurunan Berat Badan. Kondisi ini paling sering terlihat pada kucing berusia 3-5 bulan.
Jika dalam 3 hari demam kucing belum reda, sebaiknya kamu membawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan bantuan pengobatan dari medis. 2. Kucing jalan sempoyongan. Tanda-tanda kucing sakit selanjutnya adalah kucing jalan sempoyongan. Secara normal, jalan kucing akan lurus dan tegap. Dan kucing selalu gesit dan lincah saat melompat.
Anak kucing perlu pasokan cairan mencukupi dalam menunjang pertumbuhan. Jika kurang cairan otomatis metabolisme ditambah organ penting pun kerjanya terkendala. Kurang cairan untuk waktu lama bisa mengakibatkan gangguan ginjal. Efeknya, kucing sering berjalan sempoyongan sebab rasa nyeri yang ditahannya.
2. Ambil waktu jeda ketika bermain. Kucing bisa menjadi sangat ketagihan saat diajak bermain. Jadi saat Anda menyadari ketika ia mulai menjadi agresif dan menggigit ketika bermain, coba luangkan waktu untuk istirahat. Hal tersebut, bisa Anda lakukan dengan cara memunggunginya atau meninggalkannya untuk sementara.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sempoyongan, yakni: Tekanan darah yang tiba-tiba menurun diikuti penurunan aliran darah ke otak akibat perubahan posisi mendadak (hipotensi ortostatik), merupakan suatu hal yang normal jika dialami beberapa kali, tidak terus menerus. Rendahnya kadar gula dalam tubuh. Dehidrasi, atau kurangnya cairan di
. 363 425 252 249 321 493 224 121
cara mengatasi kucing jalan sempoyongan