TRIBUNNEWSCOM - Berikut adalah kunci jawaban dari soal pada buku Matematika Kelas 8 semester 1 halaman 52 soal ayo berlatih menentukan posisi sumbu X dan sumbu Y. Buku Matematika kelas 8 adalah
Soal Chasis Otomotif atau Soal PSPT - Soal ini merupakan soal chasis otomotif, soal uas chasis otomotif, soal pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT, soal uas pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT, soal PAS chasis otomotif, soal PAS pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT. Soal ini terdiri dari 40 soal pilihan ganda dengan kompetensi atau KI KD sesuai dengan kurikulum 2013 revisi. Selain itu soal chasis atau soal PSPT ini dapat digunakan sebagai alat ukur serta memnuhi administrasi guru. Soal chasis otomotif atau soal pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT ini sangat cocok digunakan sebagai soal ulangan harian, soal ulangan akhir semester UAS, soal penilaian akhir semester PAS. Soal chasis otomotif atau soal pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT ini terdiri dari kompetensi Merawat sistem kemudi Merawat sistem transmisi Merawat sistem kopling Merawat sistem suspensi Merawat sistem rem Untuk lebih jelasnya berikut merupakan soal chasis otomotif CO atau soal pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT. Soal dan Jawaban Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga PSPT Soal Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga PSPT 1. Fungsi dari sistem kemudi adalah... A. Mengatur arah kendaraan dengan cara meluruskan salah satu atau kedua roda depan B. Meluruskan roda-roda depan dan belakang C. Mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan kedua roda depan D. Mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda belakang E. Mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan dan roda belakang 2. Urutan penyaluran tenaga putar pada sistem kemudi sehingga roda depan dapat membelok adalah ... A. Steering wheel – steering coulomn– steering linkage – steering gear B. Steering wheel – steering coulomn – steering gear – steering main shaft C. Steering wheel – steering main shaft – steering linkage – steering coulomn D. Steering wheel – steering main shaft – steering coulomn – steering gear E. Steering wheel – steering main shaft – steering gear – steering linkage 3. Yang bukan termasuk komponen dari sistem kemudi tipe rack & pinion adalah… A. Pitman arm B. Steering main shaft C. Steering wheel D. Steering knuckle E. Rack end 4. Bagian dari sistem kemudi yang berfungsi untuk memperbesar momen adalah... A. Steering wheel B. Streering coulomn C. Steering gear D. Steering linkage E. Steering main shaft 5. Pada sistem kemudi tipe rack dan pinion, perbandingan steering gearnya adalah . . . . A. Besarnya sudut belok roda depan jumlah putaran roda kemudi B. Jumlah gerakan pitman arm jumlah putaran roda kemudi C. Jumlah putaran roda kemudi jumlah gerakan pitman arm D. Besarnya sudut belok roda depan jumlah gerakan pitman arm E. Jumlah putaran roda kemudi besarnya sudut belok roda depan 6. Perhatikan gambar di bawah ini. Gambar tersebut adalah pemeriksaan... A. Kelonggaran roda kemudi B. Keausan roda kemudi C. Sudut belok roda D. Free play roda kemudi E. Putaran roda kemudi 7. Tujuan penyetelan Front Wheel Alignment adalah sebagai berikut, kecuali... A. Memperpanjang usia pakai ban B. Membuat sistem kemudi stabil C. Mendapatkan gaya balik kemudi D. Sistem kemudi menarik ke salah satu sisi E. Mencegah kerusakan sistem kemudi 8. Jarak horizontal antara pusat rotasi roda belakang dengan roda depan adalah... A. Wheel base B. Tread C. Ground clearance D. Overal lenght E. Overal width 9. Apabila jarak roda depan bagian depan lebih pendek dari jarak roda depan bagian belakang jika dilihat dari atas disebut... A. Wheel base B. Camber + C. Toe in D. Toe out E. Caster 10. Mobil dengan tipe penggerak roda depan FF type biasanya mengunakan toe angle yaitu... A. Toe in B. Toe out C. Zero toe D. Turning radius E. Caster 11. Fungsi dari transmisi adalah... A. Menurunkan kecepatan ketika tingkat gigi tertinggi terhubung B. Kecepatan sama pada setiap tingkat gigi percepatan C. Momen kecil ketika tingkat gigi tertinggi terhubung D. Momen besar ketika tingkat gigi terendah terhubung E. Menaikkan kecepatan ketika tingkat gigi terendah terpisah 12. Momen yang besar dibutuhkan kendaraan pada saat .... A. Mulai berjalan B. Menuruni bukit C. Di tempat datar D. Berhenti E. Kecepatan tinggi 13. Memindahkan gigi transmisi manual dari gigi III ke gigi IV berarti... A. Momen putar bertambah, kecepatan berkurang B. Momen putar bertambah, kecepatan bertambah C. Momen putar berkurang, kecepatan berkurang D. Momen putar berkurang, kecepatan bertambah E. Momen putar tetap, kecepatan berkurang 14. Gear Ratio pada rangkaian roda gigi di bawah ini bila jumlah gigi A = 42, B = 27, C = 18, D = 21 adalah... A. 1 B. 0,5 C. 1,25 D. 0,75 E. 1,5 15. Gambar komponen transmisi dibawah ini pada nomor 1,2,3,4,5 adalah…. A. Clutch hub, hub sleeve, key spring, shifting key, synchromesh ring B. Hub sleeve, clutch hub, key spring, shifting key, synchromesh ring C. Hub sleeve, clutch hub, shifting key, key spring, synchromesh ring D. Hub sleeve, key spring, clutch hub, shifting key, synchromesh ring E. Clutch hub, hub sleeve, shifting key, key spring, synchromesh ring 16. Komponen transmisi yang berfungsi meneruskan tenaga / putaran dari hub sleeve ke poros output adalah…. A. Hub sleeve B. Clutch hub C. Key spring D. Shifting key E. Synchromesh ring 17. Komponen transmisi yang berfungsi mencegah pergantian gigi sebelum putaran sama adalah…. A. Hub sleeve B. Clutch hub C. Key spring D. Shifting key E. Synchromesh ring 18. Komponen transmisi manual terdapat mekanisme pencegah agar tidak terjadi hubungan ganda saat masuk gigi/ pindah gigi yaitu.... A. Gear shift control mechanism B. Shift detent mechanism C. Direct control mechanism D. Remote control mechanism E. Double meshing prevention mechanism 19. Komponen transmisi manual yang berfungsi untuk mencegah gigi kembali ke netral dan untuk meyakinkan pengemudi bahwa roda gigi telah berkaitan adalah…. A. Gear shift control mechanism B. Shift detent mechanism C. Direct control mechanism D. Remote control mechanism E. Double meshing prevention mechanism 20. Fungsi kopling adalah untuk .... A. Membuat akselerasi kendaraan dari diam B. Memutuskan hubungkan putaran engine dengan fly wheell C. Mematikan atau menghentikan putaran engine D. Menghubungkan dan memutuskan putaran mesin dengan transmisi E. Memindahkan dan menaikkan tenaga putar mesin 21. Salah satu keuntungan kopling dengan tipe pegas diapragma adalah .... A. Tekanannya dapat memperkecil keusan plat kopling B. Tekanan pada plat kopling selalu konstan C. Tekanan pedal kopling selalu konstan ketika kopling bekerja D. Tekanan pegas sama saja E. Tekanan pegas dapat merata 22. Komponen yang berfungsi untuk meredam kejutan pada saat kopling mulai berhubungan pada gaya radial ditunjukkan oleh gambar nomor . . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 23. Gambar komponen kopling di bawah ini pada nomor 1, 2, 3, 6, 9, 10 adalah…. A. Release fork, fly wheel, release bearing, pilot bearing, pressure plate, clutch cover B. Pressure lever, fly wheel, pilot bearing, release bearing, pressure plate, diafragma spring C. Release fork, fly wheel, bearing, release bearing, pressure plate, clutch cover D. Pressure lever, fly wheel, release bearing, pilot bearing, pressure plate, clutch cover E. Pressure lever, clutch cover, clutch bearing, release bearing, pressure plate, diafragma spring 24. Saat putaran mesin disalurkan maka plat kopling akan terjepit diantara pressure plate dan flywheel. Agar penyaluran putaran dapat disalurkan dengan lembut dan mengantisipasi gaya aksial maka diperlukan komponen . . . . A. Torsion damper B. Cushion plate C. Clutch hub D. Facing E. Rivet 25. Perhatikan gambar kopling di bawah ini! Komponen kopling yang ditunjukkan nomor 5, 4, 6, 3, 2, 1 adalah... A. Pressure lever, clutch plate, fly wheel, pressure plate, release bearing, release fork B. Pressure lever, clutch plate, pilot bearing, release bearing, fly wheel, pressure plate C. Pressure lever, release bearing, clutch plate, pilot bearing, pressure plate, release fork D. Diafragma spring, clutch plate, fly wheel, pressure plate, release bearing, release fork E. Diafragma spring, pressure plate, clutch plate, clutch cover, release bearing, pressure lever 26. Saat pedal kopling dilepas, putaran/tenaga engine diteruskan dari crank shaft ke .... A. Fly wheel, clutch plate, pressure plate, input shaft transmision B. Fly wheel, pressure plate, release bearing, input shaft transmision C. Fly wheel, pressure plate, clutch plate, input shaft transmision D. Fly wheel, release bearing, pressure plate, input shaft transmision E. Fly wheel, release bearing, clutch plate, input shaft transmision 27. Jarak A seperti ditunjukkan gambar di samping adalah... A. Tinggi pedal kopling B. Kebebasan pedal kopling C. Jarak cadangan pedal kopling D. Gerak bebas pedal kopling E. Penyetelan tinggi pedal kopling 28. Pemeriksaan yang ditunjukkan gambar adalah pemeriksaan... A. Keolengan plat kopling B. Keausan plat kopling C. Keausan pegas diaprhagma D. Keausan pegas koil E. Kondisi release bearing 29. Pernyataan di bawah ini yang bukan penyebab kopling selip adalah... A. Pegas kopling lemah B. Plat penekan aus C. Run out flywheel berlebihan D. Gigi hub sleeve aus E. Flywheel terkena minyak 30. Jenis getaran/ goncangan yang diterima kendaraan seperti ditunjukkan gambar di samping disebut ...... A. Bouncing B. Pitching C. Rolling D. Yawing E. Bottoming 31. Jenis getaran dimana dimana bodi kendaraan akan oleng yaitu bergerak ke kiri dan ke kanan adalah... A. Pitching B. Bouncing C. Yawing D. Rolling E. Bottoming 32. Jenis getaran yang diterima kendaraan seperti ditunjukkan gambar di bawah ini adalah ...... A. Pitching B. Bouncing C. Yawing D. Rolling E. Bottoming 33. Nama komponen yang ditunjuk pada gambar nomor 1 - 6 - 3 - 2 -7 - 4 di bawah ini adalah... A. Frame - knuckle arm - lower ball joint - lower arm -spring - lower arm B. Frame - upper ball joint arm -louckle - king pin - spring - lower arm C. Frame - knucle - upper arm - upper ball ioint - spring - lower arm D. Frame - knuckle arm - upper arm - king pin - spring - knuckle arm E. Frame - knuckle arm - upper ball ioint - upper arm - spring - lower arm 34. Pada sistem suspensi tipe double wishbone getaran yang diterima pegas suspensi akan diredam oleh komponen.... A. Shock absorber B. Lower arm C. Upper arm D. Spring E. Knuckle arm 35. Komponen pada suspensi yang berfungsi untuk mengurangi kemiringan kendaran akibat gaya sentrifugal pada saat kendaran membelok A. Pegas B. Ball joint C. Shock absorber D. Stabilizer bar E. Tie rod 36. Jenis rem tromol seperti ditunjukkan oleh gambar di bawah ini adalah termasuk jenis..... A. Leading trailling B. Single two leading C. Dual two leading D. Uni Servo E. Anchor pin 37. Jenis rem tromol yang mempunyai gaya pengereman ketika kendaraan berjalan maju dan mundur sama adalah .... A. Duo servo B. Uni servo C. Leading trailing D. Two leading E. Anchor pin 38. Komponen pada sistem rem tromol yang ditunjukkan gambar nomor 6, 3, 1, 4, 10, 5 pada gambar di bawah ini adalah... A. Wheel cylinder, backing plate, tromol, kanvas rem, sepatu rem, return spring B. Tromol , backing plate, silinder roda, sepatu rem, kanvas rem, pegas pengembali C. Penyetel rem, tromol, backing plate, kanvas rem, sepatu rem, return spring D. Penyetel rem, backing plate, tromol,sepatu rem, kanvas rem, pegas pengembali E. Wheel cylinder, tromol, backing plate, kanvas rem, sepatu rem, return spring 39. Komponen pada sistem rem tromol yang berfungsi mengubah gerak pedal rem kedalam tekanan hidrolik adalah.... A. Wheel silinder B. Realease silinder C. Master silinder D. Silinder pembebas E. Portles silinder 40. Mobil dengan sistem rem tromol, pada saat direm roda depan cenderung belok kiri, salah satu penyebabnya adalah .. A. Celah roda kiri depan terlalu rapat B. Celah roda kanan depan terlalu rapat C. Celah roda kiri depan terlalu longgar D. Celah roda belakang kanan terlalu rapat E. Celah roda belakang kiri terlalu rapat Kunci Jawaban Soal Chasis Otomotif CO atau Soal Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga PSPT 1. C 2. E 3. A 4. C 5. E 6. D 7. D 8. A 9. C 10. B 11. D 12. A 13. D 14. D 15. E 16. B 17. D 18. E 19. B 20. D 21. E 22. E 23. A 24. B 25. D 26. C 27. A 28. B 29. D 30. A 31. C 32. D 33. E 34. A 35. D 36. B 37. D 38. A 39. C 40. A Demikian merupakan soal chasis otomotif CO atau soal pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga PSPT yang dapat digunakan untuk penilaian atau ujian kelas XI semester ganjil.
MobileMenu. July 31, 2022. K3 Umum; K3 Kimia; K3 Laboratorium; K3 Rumah Sakit; Training K3. OHSAS; NEBOSH Training; Food Safety Training; Kontak Kami . soal plus jawaban tentang sistem suspensi. Inilah soal plus jawaban tentang sistem suspensi dan hal lain yang berhubungan erat dengan soal plus jawaban tentang sistem suspensi serta aspek
Penulis Angger Reda Tama, Gr., Assalamuálikum, pada kesempatan kali kita akan mempelajari pengertian, jenis-jenis, dan komponen pada sistem suspensi suspension system. Mari kita pelajari materi suspensi kendaraan bersama-sama. A. Pengertian Sistem Suspensi Kendaraan memiliki sistem suspensi pada bagian depan dan belakang. Sistem Suspensi adalah suatu sistem peredam getaran yang memiliki fungsi utama untuk mereduksi gentaran antara roda dengan kerangka mobil ataupun bodi kendaraan dan menstabilkan roda-roda pada kendaraan. Sehingga kinerja sistem suspensi pada kendaraaan menentukan kenyamanan dan keselamatan bagi pengendara dan penumpang selama perjalanan. Selain untuk meredam getaran, suspensi juga menentukan kinerja sistem kemudi karena dapat mempengaruhi sudut caster, camber, dan toe. Setelah mengenal apa itu suspensi, selanjutnya kita akan membahas jenis-jenis suspensi pada kendaraan roda. B. Jenis-jenis Sistem Suspensi Sistem suspensi dibagi menjadi beberapa jenis yaitu Tipe suspensi tetap atau rigid kaku. Tipe suspensi semi independen. Tipe suspensi independen. Mari kita pelajari bersama jenis atau tipe suspensi di atas. 1. Tipe Suspensi Tetap Dependent atau Kaku Rigid Suspensi rigid atau dependent adalah suatu sistem suspensi yang banyak digunakan pada roda bagian kendaraan yang dimana roda kanan dan kiri terhubung pada batang melintang yang kaku, sehingga gerakan roda kanan akan berpengaruh terhadap roda kiri ataupun sebaliknya. Suspensi rigid atau kaku memiliki karakteristik yaitu Konstruksi suspensi rigid lebih sederhana dibandingkan suspensi independen. Sehingga perawatannya lebih mudah. Konstruksi suspensi rigid lebih kokoh. Fleksibilitas suspensi ini kurang jika dibandingkan dengan suspensi independen. Perubahan wheel alignment saat berkendara hanyasedikit, sehingga keausan ban akan berkurang Gerakan roda kanan dan kiri pada suspensi rigid akan saling mempengaruhi, sehingga menyebabkan kekurang nyamanan saat berkendara dijalan bergelombang. Suspensi rigid ada beberapa tipe, antara lain a Suspensi Pegas Daun Sejajar adalah suatu jenis sistem suspensi rigid yang menggunakan beberapa plat baja memanjang yang ditumpuk untuk menghasilkan gaya lentuk sebagai pegas. Berikut ini merupakan konstruksi dan komponen suspensi pegas daun pegas. Konstruksi dan Komponen Pegas Daun Aplikasi penggunaan suspensi pegas daun banyak digunakan pada suspensi bagian belakang kendaraan, tetapi pada kendaraan truk suspensi ini juga digunakan pada suspensi bagian depan. Konstruksi dan Komponen Suspensi Pegas Daun Belakang b Suspensi Coil Spring Solid Axle Suspensi pegas koil dengan batang axle adalah suatu jenis sistem suspensi rigid yang menggunakan batang lengan dan pegas koil untuk menghasilkan gaya lentur sebagai pegas. Jenis-jenis suspensi coil spring solid axle antara lain Suspensi coil spring dengan trailing arms adalah suatu sistem suspensi pegas koil solid axle dengan batang trailing arms sebagai tumpuan pegas coil. Suspensi coil spring dengan panhard rod and trailing arms adalah suatu sistem suspensi pegas koil solid axle dengan penggabungan panhard rod dan trailing arms agar diperoleh sistem suspensi yang lebih stabil dibandingkan dengan suspensi coil spring yang hanya terdapat dengan trailing arm saja. 2. Tipe Suspensi Semi Independent Suspensi semi independent adalah suatu jenis sistem suspensi yang dimana roda kanan dan kiri dihubungkan dengan pengubung yang dapat bergeser sedikit, karena penghubungnya hanya untuk kesetabilan dan bukan merupakan poros penggerak. Berikut ini merupakan contoh jenis-jenis suspensi semi independent. Suspensi coil spring dengan twisting beam and trailing arms adalah suatu sistem suspensi semi independen yang menggunakan pegas koil solid axle dengan penggabungan twisting beam dan trailing arms sehingga kinerja sistem suspensi menjadi lebih stabil dibandingkan dengan suspensi coil spring yang hanya menggunakan trailing arm saja. 3. Tipe Suspensi Bebas Independent Suspension Suspensi bebas atau independent adalah suatu jenis suspensi yang dimana roda kanan dan kiri tidak berada pada satu poros penggerak yang kaku, sehingga getaran roda kanan tidak berpengaruh terhadap roda kiri atau sebaliknya. Karakteristik Suspensi independent yaitu Fleksibilitas suspensi independent lebih bagus dibandingkan dengan suspensi rigid. Pada suspensi independent, pegas hanya menopang dan tidak membantu memposisikan roda-roda, sehingga membutuhkan linkage. Konstruksi suspensi independet lebih rumit. Pada suspensi independet perubahan wheel aligmnet dan thread, sehingga keausan ban lebih besar. Jenis-jenis suspensi bebas atau independent suspension dibagi menjadi tiga yaitu Suspensi MacPherson Suspensi Single Wishbone Suspensi Double Wishbone Berikut ini merupakan penjelasan tentang jenis-jenis suspensi bebas/independent. Suspensi MacPherson adalah jenis sistem suspensi independent yang ditemukan oleh insinyur otomotif Amerika Earle S. MacPherson, konstruksi pada bagian atas menggunakan peredam shock absorber dengan pegas koil yang tegak lurus dengan lower arm. Suspensi Macpherson banyak digunakan dalam suspensi depan kendaraan modern. Suspensi Single Wishbone adalah jenis sistem suspensi independent yang dimana hanya menggunkan satu lengan atas saja, sedangkan peredamnya mengenggunakan shock absorber dengan pegas coil. Suspensi singlle wishbone digunakan sebgai suspensi depan atau dapat juga bagian belakang kendaraan. Suspensi Double Wishbone adalah jenis sistem suspensi independent yang menggunakan dua lengan yaitu lengan atas upper arm dan lengan bawah lower arm, sedangkan peredamnya menggunakan shock absorber dengan pegas koil, pegas daun, atau dapat juga pegas torsi. Suspensi double wishbone digunakan untuk suspensi kendaraan jenis jeep dan SUV. Suspensi double wishbone memiliki keunggulan dari pada jenis suspensi lain yaitu sangat kokoh dari pada suspensi single wishbone dan macpherson. Namun suspensi double wishbone ini sangat banyak komponennya sehingga perawatannya lebih sulit dibandingkan suspensi single wishbone dan macpherson. Banyak jenis-jenis suspensi sebagai penopang kenyamanan saat berkendara. Oleh karena itu, pastikan sock absorber berfungsi baik, bush-bush dalam kondisi baik, ball join dan tie rod juga dalam kondisi standar dan dbaik. Sehingga apapun jenis suspensi kendaraan, maka Anda dapat mengemudi dengan nyaman saat berkendara. Selain sistem suspensi, ada hal yang lebih penting yaitu kondisi sistem power steering dan juga sistem rem ketika berkemudi di jalan raya. Semoga pembahasan jenis-jenis suspensi tersebut bermanfaat bagi Sobat Chassisotomotif meliputi sistem rem, sistem kemudi, sistem suspensi, roda dan ban. geometri roda (FWA). Sedangkan Sistem Pemindah Tenaga meliputi kopling, transmisi, poros propeller, differential dan axle shaft. Sebagai bahan evaluasi maka perlu dibuat alat untuk mengetesnya. Untuk kegiatan uas ini, alat pengetesnya berupa soal-soal.
Suspensi mobil merupakan salah satu bagian paling penting dalam kendaraan bermotor. Fungsi utama dari sistem suspensi adalah untuk menstabilkan mobil agar tetap dalam posisi yang aman dan terkendali saat melaju di jalan raya. Namun, bagaimana jika ada masalah dengan suspensi mobil? Berikut ini adalah beberapa soal dan jawaban seputar sistem suspensi mobil yang perlu Anda ketahui. Apa itu sistem suspensi mobil? Sistem suspensi mobil adalah seperangkat komponen yang bekerja sama untuk menstabilkan mobil saat melaju di jalan raya. Sistem ini terdiri dari peredam kejut, peredam guncangan, pegas, dan beberapa komponen lainnya. Fungsi utama dari sistem suspensi adalah untuk menyerap guncangan dan getaran yang terjadi saat mobil melaju di jalan raya. Apa yang terjadi jika sistem suspensi mobil rusak? Jika sistem suspensi mobil rusak, maka mobil akan terasa tidak nyaman saat dikendarai. Selain itu, mobil juga akan menjadi tidak stabil saat melaju di jalan raya. Hal ini dapat menyebabkan bahaya saat berkendara, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi. Karena itu, jika Anda merasa ada masalah dengan sistem suspensi mobil, segera periksakan ke bengkel terdekat. Bagaimana cara memeriksa sistem suspensi mobil? Ada beberapa cara untuk memeriksa sistem suspensi mobil, salah satunya adalah dengan melihat kondisi peredam kejut. Jika peredam kejut terlihat bocor atau aus, maka kemungkinan besar sistem suspensi mobil sudah rusak dan perlu segera diperbaiki. Selain itu, Anda juga bisa melakukan tes guncangan pada mobil Anda. Caranya adalah dengan menekan dan melepaskan bagian depan atau belakang mobil. Jika mobil tidak berhenti bergerak dalam waktu yang singkat, maka kemungkinan besar ada masalah dengan sistem suspensi. Apa yang harus dilakukan jika sistem suspensi mobil rusak? Jika sistem suspensi mobil rusak, maka segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat untuk diperbaiki. Biasanya, perbaikan suspensi mobil melibatkan penggantian komponen yang rusak atau aus, seperti peredam kejut atau pegas. Setelah diperbaiki, pastikan sistem suspensi sudah berfungsi dengan baik sebelum Anda kembali menggunakan mobil Anda. Bagaimana cara merawat sistem suspensi mobil? Merawat sistem suspensi mobil sangat penting untuk menjaga kinerjanya dan memperpanjang umur pakainya. Beberapa cara untuk merawat sistem suspensi mobil antara lain Periksa kondisi peredam kejut secara berkala Periksa kondisi pegas dan ganti jika sudah aus Jangan overloading mobil Anda Hindari mengendarai mobil di jalan yang berlubang atau bergelombang Gunakan ban yang sesuai dengan ukuran dan jenis mobil Anda Apa saja jenis-jenis sistem suspensi mobil? Terdapat beberapa jenis sistem suspensi mobil, di antaranya Suspensi MacPherson Suspensi double wishbone Suspensi torsion beam Suspensi trailing arm Suspensi multi-link Masing-masing jenis sistem suspensi memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihlah sistem suspensi yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya berkendara Anda. Apakah sistem suspensi mobil mempengaruhi performa mobil? Ya, sistem suspensi mobil mempengaruhi performa mobil. Sistem suspensi yang baik akan membuat mobil lebih stabil dan nyaman saat dikendarai, terutama saat melewati jalan yang berlubang atau bergelombang. Selain itu, sistem suspensi yang baik juga dapat meningkatkan handling dan kontrol mobil. Bagaimana cara meningkatkan performa sistem suspensi mobil? Ada beberapa cara untuk meningkatkan performa sistem suspensi mobil, di antaranya Upgrade peredam kejut dengan yang lebih baik Ganti pegas dengan yang lebih kuat atau lebih fleksibel Gunakan ban dengan profil yang lebih lebar Gunakan velg yang lebih ringan Gunakan rem yang lebih baik Perlu diingat, sebelum melakukan upgrade pada sistem suspensi mobil, pastikan Anda memahami bagaimana cara kerja sistem suspensi dan efek dari upgrade tersebut terhadap performa mobil Anda. Apa yang harus dilakukan jika mobil terasa tidak nyaman saat dikendarai? Jika mobil terasa tidak nyaman saat dikendarai, maka kemungkinan besar ada masalah dengan sistem suspensi mobil. Segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat untuk diperiksa dan diperbaiki. Jangan mengabaikan masalah ini karena dapat berdampak pada keselamatan Anda saat berkendara. Apakah peredam kejut dan peredam guncangan sama? Peredam kejut dan peredam guncangan adalah dua komponen yang berbeda dalam sistem suspensi mobil. Peredam kejut berfungsi untuk menstabilkan mobil saat melaju di jalan raya dan menyerap energi yang dihasilkan oleh guncangan. Sedangkan, peredam guncangan berfungsi untuk menyerap energi yang dihasilkan oleh guncangan yang terjadi pada mobil. Apa itu pegas pada sistem suspensi mobil? Pegas pada sistem suspensi mobil berfungsi untuk menyeimbangkan beban mobil dan menstabilkan mobil saat melaju di jalan raya. Pegas juga berfungsi untuk menyerap guncangan dan getaran yang terjadi saat mobil melaju di jalan raya. Pegas dapat terbuat dari berbagai jenis material, seperti baja, fiberglass, atau karet. Apa itu bushing pada sistem suspensi mobil? Bushing adalah komponen kecil dalam sistem suspensi mobil yang terbuat dari karet atau bahan lainnya. Bushing berfungsi untuk menyerap guncangan dan getaran yang dihasilkan oleh sistem suspensi mobil. Bushing juga berfungsi untuk melindungi komponen lain dalam sistem suspensi dari kerusakan akibat getaran dan gesekan. Namun, bushing dapat aus dan rusak seiring waktu, sehingga perlu diganti jika sudah tidak berfungsi dengan baik. Apakah bushing perlu diganti secara berkala? Ya, bushing perlu diganti secara berkala untuk menjaga kinerja sistem suspensi mobil. Bushing yang aus atau rusak dapat mempengaruhi performa dan stabilitas mobil saat dikendarai. Sebaiknya, periksa kondisi bushing pada sistem suspensi mobil setiap kali melakukan servis rutin dan ganti jika sudah tidak berfungsi dengan baik. Apa itu stabilizer bar pada sistem suspensi mobil? Stabilizer bar adalah komponen dalam sistem suspensi mobil yang berfungsi untuk menstabilkan mobil saat melaju di jalan raya. Stabilizer bar terdiri dari batang logam yang terhubung ke kedua suspensi depan atau belakang mobil. Fungsi utama dari stabilizer bar adalah untuk menyeimbangkan beban mobil saat berbelok dan mengurangi body roll saat mobil melewati jalan yang bergelombang atau berlubang. Apakah perlu memperbaiki stabilizer bar jika sudah aus atau rusak? Ya, perlu memperbaiki stabilizer bar jika sudah aus atau rusak untuk menjaga stabilitas dan kinerja sistem suspensi mobil. Stabilizer bar yang aus atau rusak dapat mempengaruhi performa mobil dan meningkatkan risiko kecelakaan saat melewati jalan yang bergelombang atau berlubang. Apakah perlu melakukan balancing jika sistem suspensi mobil sudah diperbaiki? Ya, perlu melakukan balancing jika sistem suspensi mobil sudah diperbaiki untuk menyeimbangkan roda mobil dan menjaga keseimbangan saat berkendara. Balancing dilakukan dengan memastikan berat roda yang seimbang dan posisi roda yang benar untuk menghindari getaran dan keausan ban yang tidak merata. Apa itu shockbreaker pada sistem suspensi mobil? Shockbreaker atau peredam kejut adalah komponen dalam sistem suspensi mobil yang berfungsi untuk menstabilkan mobil saat melaju di jalan raya. Shockbreaker terdiri dari sebuah tabung yang berisi gas dan minyak yang bekerja bersama-sama untuk menyerap energi yang dihasilkan oleh guncangan dan getaran saat mobil melaju di jalan raya. Apakah perlu memperbaiki shockbreaker jika sudah aus atau rusak? 2023-03-11
SoalPemeliharaan Sasis Kendaraan Ringan (Suspensi dan Kemudi) Posting Komentar 1. Sistem suspesi menurut konstruksinya terdiri dari dua tipe, yaitu a. Suspensi kiri dan kanan b. Suspensi depan dan belakang c. Suspensi rigid dan indepensden d. Suspensi tipe pegas daun dan pegas koil e. Suspensi tipe pegas metal dan pegas udara 2.
1. Fungsi peredam kejut ialah... a. memberikan daya cengkeram ban pada permukaan jalan b. meningkatkan kestabilan pada sistem kemudi kendaraan c. meredam terjadinya oskilasi akibat adanya pegas d. a, b, dan c benar e. hanya a dan c benar 2. Agar oskilasi yang terjadi pada pegas dapat segera di redam, maka letak peredam kejut sebaiknya.. a. di atas pegas b. di bawah pegas c. jauh dari pegas d. rapat dengan pegas e. bersebelahan dengan pegas 3. Hilangnya oskilasi pada kendaraan sangat bergantung pada ... a. kekuatan pegas itu sendiri b. berat beban kendaraan c. damping force d. jumlah pegas e. jumlah peredam kejut 4. Dari tipe-tipe peredam kejut yang ada di bawahm yang merupakan tipe berdasarkan cara kerjanya adalah tipe... a. tabung tunggal b. hidraulis c. gas d. tabung ganda e. kerja ganda 5. Fungsi gas nitrogen pada peredam kejut DuCarbon berfungsi untuk... a. menahan tekanan yang terjadi saat piston bergerak turun b. melawan tekanan piston c. mendorong piston ke atas arah berlawanan d. a, b, dan c benar e. a dan c benar 6. Yang tidak termasuk karakteristik peredam kejut tipe tabung tunggal adalah... a. penyebaran panasnya sangat baik karena tabung bersinggungan secara langsung dengan udara luar b. gas yang bertekanan tinggi akan mencegah masuknya udara saat bekerja c. proses peredaman menjadi lebih baik d. damping forcenya kecil e. peredam kejut lebih panjang 7. Saat peredam kejut terjadi rebounding, maka batang piston akan bergerak... a. ke bawah b. ke atasa c. tidak bergerak d. ke atas dan ke bawah e. a, b, dan c benar 8. Pada kondisi ekspansi tekana rendah,katup yang tetap menutup akibat tekana yang terjadi adalah.. a. katup daun b. orifice c. katup piston d. a, b, c benar e. a dan c benar 9. Kelebihan peredam kejut tipe gas adalah... a. tidak berisik b. daya redamnya tinggi c. lebih ringan d. lebih ringkas e. konstruksinya rumit 10. Dalam membongkar peredam kejut tipe gas, yang boleh dilakukan adalah.... a. bor bagian tabung yang berisi gas sekitar 2-3 mm dari dasar tabung b. untuk tipe yang tidak dapat dibongkar jangan memaksa untuk membongkarnya c. jangan memutar batang torak dan silinder saat sedang mengembang ekspansi penuh d. a, b, dan c benar e. a dan c benar 11. Cara memeriksa bahwa gas dalam tabung sudah seluruhnya keluar adalah dengan... a. menggoyang-goyangkan tabung b. mengisi air kemudian dikocok-kocok c. meletakkan terbalik, yaitu lubang berada di bawah d. meletakkan lubang bekas bor menghadap ke atas. e. menarik batang torak sampai habis, kemudian biarkan turun karena beratnya sendiri 12. Berikut ini adalah langkah-langkah mengeluarkan gas dari tabung peredam kejut secara acak. 1 Ikatkan kantong plastik pada bagian yang akan dibuat lubang. 2 Biarkan gas keluar dengan perlahan-lahan agar oli tidak ikut terbawa keluar. 3 Bor bagian tabung yang berisi gas kira-kira 2-3 mm dari dasar tabung. 4. Buat lubang pada kantong plastik tersebut sedikit lebih besar dari mata bor yang akan digunakan. Urutan yang benar adalah... a. 1 - 2 - 3 - 4 b. 1 - 2 - 4 - 3 c. 1 - 4 - 2 - 3 d. 1 - 3 - 4 - 2 e. 1 - 4 - 3 - 2 13. Untuk mengganti cartridge peredam kejut tipe gas, yang tidak boleh dilakukan adalah... a. mengganti ring nut dengan yang baru b. memasang cartridge yang baru dengan ring nut bekas c. memasang cartridge lama dengan ring nut yang baru d. memasang cartridge baru dengan ring nut bawaan cartridge tersebut e. jawaban a sampai b semua boleh dilakukan 14. Sebuah pegas yang dalam keadaan tertekan atau tertarik menyimpan energi... a. potensial b. kinetik c. listrik d. kimia e. panas 15. Pegas yang tidak termasuk pegas logam adalah... a. pegas daun b. pegas udara c. pegas koil d. pegas karet e. b dan d benar 16. Komponen di bawah ini yang tidak termasuk pegas karet adalah... a. bushing b. spacer c. stopper d. penyangga e. nut 17. pegas yang konstantanya relatif dapat diatur adalah... a. pegas daun b. pegas spiral c. pegas batang torsi d. pegas karet e. pegas udara 18. Pegas udara akan terasa sangat lembut pada saat... a. beban berat b. beban sedang c. beban ringan d. tanpa beban e. beban sangat berat 19. Berikut ini fungsi nip pegas daun adalah... a. meredam oskilasi b. mencegah terjadinya ayunan c. mencegah timbulnya kotoran di antara pegas d. menambah elastisitas pegas e. menentukan kelenturan pegas 20. Manakah dari pegas di bawah yang tingkat penyerapan energinya paling besar? a. pegas daun b. pegas spiral c. pegas batang torsi d. pegas karet e. pegas udara Demikianlah Soal Pilihan Ganda dan Jawaban Tentang Sistem Suspensi, Semoga bermanfaat. Berbagai Sumber

Inilahsoal dan jawaban sistem suspensi mobil dan hal lain yang berhubungan erat dengan soal dan jawaban sistem suspensi mobil serta aspek K3 secara umum di Indonesia. Setifikasi ISO 9001. Sertifikasi ISO 9001 menunjukkan bahwa kualitas sistem manajemen Anda telah ditemukan untuk memenuhi sehubungan dengan suatu standar keunggulan.

Pada topik ini, kami akan membahas tentang sistem suspensi mobil dan kita bekerja dibengkel, Anda akan sering menemukan bermacam-macam tipe suspensi mobil. Mulai dari suspensi rigid, suspensi independent, suspesni wisbone, suspensi dengan pegas udara, pada setiap tipe suspensi, kita akan menemukan beberapa komponen yang berbeda. Atau dengan nama sama, tetapi memiliki bentuk yang beberapa dari kami juga cukup kesulitan untuk identifikasi namanya untuk keperluan pesan sparepart. Masalah utamanya memang antara bahasa lapangan dan bahasa part catalog terkadang berbeda. Bahkan antara bahasa buku manual dengan part catalog juga diatas adalah sebagian kendala di lapangan. Itu sebabnya, kami ingin berbagi beberapa hal tentang sistem suspensi mobil. Tujuannya untuk memperkecil "gap" pengetahuan sistem suspensiSistem suspensi terletak diantara bodi mobil dan roda-roda. Sistem suspensi adalah sistem yang dirancang untuk menyerap kejutan dari permukaan jalan sehingga mobil jadi nyaman dan juga yang tidak kalah pentingya adalah memperbaiki kemampuan cengkram roda terhadap jalan. Bayangkan jika mobil tidak dipasang suspensi. Pasti rasanya akan seperti naik gerobak yang keras terdiri dari pegas, shock absorber, stabilizer dan sebagainya. Dan juga sistem suspensi digolongkan menjadi suspensi tipe rigid dan tipe bebas independent.3 fungsi sistem suspensi adalah.. Meredam getaran dan benturan dari permukaan jalan. Hal ini untuk melindungi penumpang dan barang agar aman, nyaman dan stabil Menopang bodi pada axle dan menjaga geometri roda ada hubungannya dengan spooring Memindahkan gaya pengereman dan akselerasi mobil Bagaimana Sistem Suspensi Bekerja ? Pada prinsipnya sistem suspensi mengandalkan pegas yang dibantu shock absorber dalam meredam kejutan jalan. Ingat !Berat mobil berbeda-beda, dan kegunaan mobil juga berbeda pula. Contohnya mobil sedan mengutamakan kenyamanan, sedangkan mobil pick-up mementingkan kekuatan sehingga desain dari suspensi juga pada beberapa mobil juga dilengkapi dengan dynamic suspension yang bisa menyesuaikan tinggi dan kekerasan suspensinya. Komponen sistem suspensi mobil dan fungsinyaKomponen sistem suspensi terdiri dari beberapa bagian berikut ini. 1 Pegas Anda akan menemukan beberapa tipe pegas pada sistem suspensi. Contohnya adalah pegas coil, pegas daun, pegas torsi, dan juga pegas akan membahas satu coil Coil Spring Pada gambar diatas, pegas ditunjukkan dengan nomer 5. Fungsi pegas adalah menyerap kejutan dari jalan dan getaran roda-roda agar tidak diteruskan ke bodi mobil secara langsung. Disamping itu untuk menambah kemampuan cengkram ban terhadap permukaan jalan. Pada mobil terdapat beberapa tipe pegas, yaitu pegas coil, pegas daun, pegas torsi dan juga pegas udara. Kita akan mengupas satu persatu. Pegas koil Coil Spring dibuat dari batang baja khusus dan berbentuk spiral Keuntungan menggunakan pegas koil adalah daya serap kejutan dari atas yang baik, lebih gampang dibongkar pasang, lebih ringan dan lebih lembut. Memang kelemahannya tidak terlalu bagus jika menerima kejutan dari samping atau dari depan. Ketika mengerjakan mobil, terkadang kita akan menjumpai pegas yang kerapatannya beda. Poin penting yang harus diperhatikan adalah jangan sampai kebalik ya pasanganya. Bantinganya lain. Hati-hati juga ketika melepas pegas koil, harus ditahan dengan alat spesial sst. Jangan asal kendorin! Nanti bisa mental dan melukai kita. Pegas Daun Pegas daun leaf spring dibuat dari bilah baja yang bengkok dan lentur. Pegas Batang Torsi Pegas batang torsi torsion bar spring dibuat dari batang baja yang elastis terhadap puntiran. Pegas Udara Air Spring Pegas udara ini boleh dibilang berupa balon udara yang mampu meredam kejutan jalan. Dan pada tipe suspensi udara, kekerasan pegas udara dapat diatur sehingga lebih nyaman. Sebagai contoh disamping adalah suspensi dengan pegas udara yang seperti balon berwarna hitam. Umumnya dipasang pada mobil yang menuntut kenyamanan yang tinggi. 2 Shock Absorber Jika mobil hanya dipasang pegas, mobil akan cenderung beroskilasi naik turun layaknya pada waktu menerima kejutan. Dan pastinya hal ini membuat berkendara jadi tidak nyaman. Makanya diperlukan shock absorber untuk meredam oskilasi yang cepat agar naik mobil jadi nyaman. Jika bicara shock absorber, sebagai montir kita harus bisa membedakan apakah shock yang kita pegang adalah singgle acting, double acting atau didalamnya terdapat gas. Salah satu contoh caranya adalah untuk siggle acting biasanya ringan ketika ditekan dan berat ketika di tarik pada kondisi berdiri. Pada double acting berat ketika turun dan lebih berat ketika di tarik Sedangkan untuk tipe gas, ketika ditekan berat dan ketika dilepas maka shock akan naik dengan sendirinya. Untuk bisa mempelajari lebih lengkap, silahkan baca disini 3 Ball Joint Ball joint menerima beban dari atas serta dari kanan dan kiri. Selain itu juga berfungsi sebagai sumbu putar roda pada saat membelok. Pada beberapa mobil contohnya truk, kita harus melumasi ball joint dengan gemuk secara berkala. Caranya pompa gemuk lewat nipel ball joint. 4 Stabilizer Bar Berfungsi untuk mengurangi kemiringan kendaraan ketika berbelok. Kalau istilah kerennya akibat gaya sentrifugal. Selain itu juga meningkatkan daya cengkram ban pada saat belok. 5 Strut Bar Berfungsi untuk menahan lower arm agar tidak bergerak maju dan mundur pada saat menerima kejutan dari jalan. Terutama jika ada dorongan atau pada saat mengerem. Jadi misal ada keluhan bunyi jeduk-jeduk pada saat di rem atau di gas, bisa dari sini. Tapi pastiin dulu ya mobil yang montir pintar kerjain pakai strut bar atau engga. 6 Lateral Control Rod Berfungsi untuk menahan axle pada posisinya dari beban samping. Tipe Suspensi Pada mobil, terdapat dua tipe suspensi berdasarkan konstruksinya. Yaitu tipe suspensi rigid dan juga tipe suspensi independent. Mari kita bahas satu persatu. Tipe Suspensi Rigid Silahkan lihat gambar dibawah, sistem suspensi pada mobil Toyota Fortuner dan Ford Everest. Jika dilihat tipe suspensi rigid menghubungkan roda kanan dan kiri dengan rumah gardan atau axle. Jadi kalau roda kanan naik ke trotoar, maka bodi akan terasa miring. Suspensi Rigid dengan Pegas Daun Gambar diatas adalah contoh suspensi rigid pada mobil yang menggunakan pegas daun. Suspensi rigid dengan sistem trailing beam Suspensi rigid tipe ini digunakan pada roda belakang mobil kecil dengan penggerak roda depan. Contoh mobil yang menggunakan tipe suspensi ini adalah Citroen DS5, Suzuki Swift, dll Ingat! Tipe suspensi ini kemungkinan besar tidak boleh digunakan sebagai penumpu dongkrak. Jika dipaksa kemungkinan axle beam bisa melengkung. Kalau yang saya lihat pada citroen DS5 terdapat peringatan untuk jangan dongkrak pada batang suspensi. Tipe Suspensi Bebas Independen Pada suspensi tipe ini, roda kiri dan kanan ditopang terpisah, sehingga gerakan roda kiri tidak akan mempengaruhi roda kanan. Suspensi Wisbone Sistem suspensi wisbone memiliki dua lengan atas dan bawah seperti contoh di bawah ini pada mobil BMW seri 5. Suspensi Tipe Strut Suspensi Tipe Multi Link Sistem Suspensi Tipe Semi Trailing Teknologi Baru Sistem Suspensi Pada Mobil Saya sendiri cukup bingung, karena hampir setiap merk memberi nama pada sendiri-sendiri. Tetapi akan saya coba untuk menjelaskan sebagian, terutama yang pernah saya temui di bengkel Toyota Kinetic Dynamic Suspension System KDSS Teknologi ini digunakan pada Lexus GX 470 dan Land Cruiser J200 atau dikenal dengan sahara. Teknologi ini mengatur stabilizer bar agar bekerja lebih optimal pada jalan on road dan pada jalan off road dengan menambahkan sistem hidraulis yang dihubungkan antara stabilizer depan dan belakang. Toyota Electronic Modulated Suspension Untuk di Indonesia baru saya temui di Toyota Alphard. Ciri-cirinya terdapat kabel pada shock absorbernya. Cara kerjanya tergantung dengan kecepatan kendaraan. Pada saat kecepatan 100 km/jam shock akan menjadi lebih lembut. Pada saat kecepatan 85-100 km/jam shock akan menjadi keras agar sedikit rigid dan stabil Pada saat mengerem, kecepatan dibawah 50 km/jam maka shock akan menjadi lembut kembali BMW Electronic Damper Control Pada mobil bmw yang menggunakan Electronic Damping Control EDC shock absorber bisa di setting lebih lembut atau keras sehingga dapat menambah daya cengkram ban dan kabarnya bisa memperpendek jarak pengereman Sepertinya teknologinya mirip-mirip dengan Electronic Modulated Suspension diatas. Adaptive Air Suspension Untuk Air Suspension ini bisa kita temui di banyak merk. Mercedes contohnya di tipe S-Class, Toyota Harrier juga ada yang menggunakan air suspension, BMW 528i F07 juga menggunakan suspensi dengan pegas udara Untuk suspensi udara yang adaptive, umumnya bisa menyesuaikan ketingginan suspensi berdasarkan kecepatan kendaraan. Biasanya low atau sport, Medium, High. Mercedes Active Body Control ABC Sistem suspensi ini merupakan suspensi hidraulik dan suspensi yang aktif Pada suspensi sistem ABC ini, komputer suspensi akan mendeteksi pergerakan bodi melalui sensor masing-masing suspensi, dan jika diperlukan maka komputer akan mengaktifkan tekanan hidraulik ke suspensi yang membutuhkan. Sebenarnya masih banyak teknologi yang dikembangkan masing-masing pabrikan, semoga kelak bisa melanjutkan pembahasan secara detail Salam Kunci

. 348 191 205 213 123 384 458 149

soal dan jawaban sistem suspensi mobil