Tag ringkasan materi menuntut ilmu kelas 10 Ilmu Adalah. Oleh Rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 10Rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 10Kewajiban Menuntut IlmuHukum Menuntut IlmuKeutamaan Orang yang Menuntut IlmuRangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 10Pada kesempatan sebelumnya Admin telah membagikan rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 9 Meneladani Perjuangan Dakwah Rasulullah Saw. di MadinahPada kesempatan kali ini, Admin akan membagikan materi baru rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 10 Nikmatnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi mari disimak!Rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 10Nikmatnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi PengetahuanMemahami Makna Menuntut Ilmu dan Menuntut IlmuMenuntut ilmu dalam agama Islam hukumnya adalah wahyu pertama yang diterima oleh Rasulullah Saw. adalah perintah untuk membaca atau tersebut tertuang dalam al-Alaq ayat Menuntut IlmuHukum menuntut ilmu-ilmu wajib itu terbagi dua bagian, yaituFardu Kifayah berlaku untuk ilmu-ilmu yang harus ada di kalangan umat Islam sebagaimana juga dimiliki dan dikuasai golongan kafir. Contohnya ilmu kedokteran, perindustrian, ilmu eksakta, dan Ain jika ilmu itu tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim dan muslimah dalam segala situasi dan kondisi. Seperti ilmu ibadah, ilmu mengenal Allah Swt. dan Orang yang Menuntut IlmuAda beberapa keutaman dalam menuntut ilmu, yaituDiberikan derajat yang tinggi oleh Allah pahala yang besar di hari kiamat sedekah yang paling utama dari seorang ahli utama dari salat seribu pahala seperti orang yang sedang oleh malaikat pembawa menuju Al-Quran tentang Ilmu ayat al-Quran tentang ilmu pengetahuan yaitu at-Taubah ayat hukum tajwidnyaSedangkan kandungan ayat tersebut adalah betapa pentingnya dalam agama Islam untuk menuntut ilmu Saw. bersabda yang artinya “Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah Saw. bersabda, Di akhirat nanti tinta ulama ditimbang dengan darah para syuhada. Ternyata lebih berat adalah tinta ulama dibandingkan dengan darah syuhada”. Ibu Najar.Rasulullah Saw juga mengingatkan kepada kita bahwa tugas kita adalah mempelajari agamanya, mengamalkannya dengan baik, kemudian menyampaikan ilmu tersebut kepada yang belum tentang Mencari Ilmu dan kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah iniLatihan Soal PAI Kelas 10 Bab 10Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya Juga Rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 16 votesArticle Rating Adapunisi BAB yang ada di dalam buku k13 pendidikan agama katolik kelas 12 yaitu terdiri dari 5 BAB dan dari kelima BAB tersebut sudah memuat materi semester 1 dan semester 2. Baiklah untuk lebih jelasnya mengenai susunan yang terdapat di dalam buku siswa atau buku guru k13 pendidikan agama katolik kelas 12 revisi 2018, maka di bawah ini info
Latihan 20 soal pilihan ganda Menuntut Ilmu - PAI SMA Kelas 10 dan kunci dari penggalan ayat At-Taubah9 122 “Liyatafaqqohuu fiddiin” adalah perintah …A. menyantuni kaum dhuafaB. melakukan amar makrufC. agar mereka mendalami ilmu agamaD. pergi ke medan perangE. memerangi kebodohan JawabanOrang yang berjuang di bidang ilmu pengetahuan dalam agama Islam disamakan dengan ….A. orang yang beribadahB. orang yang berdzikirC. orang yang belajarD. orang yang berjihad di medan perangE. orang yang berijtihad JawabanSalah satu amal anak Adam manusia yang tidak pernah putus, meskipun ia telah meninggal dunia adalah . . . .A. haji mabrurB. membaca Al-Qur’anC. ilmu yang bermanfaatD. shalat yang khusyuE. bersabar JawabanPara nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, mereka hanyalah mewariskan….A. tanahB. hutangC. ilmuD. harta bendaE. kekuasaan JawabanPerintah untuk menuntut ilmu terdapat dala Al-Qur’an surah ….A. AT-Taubah, 9222B. AT-Taubah, 9122C. Al-Maidah, 5122D. Ali-Imran, 3122E. Al-Baqarah, 2122 JawabanOrang yang mencari ilmu akan di mudahkan jalannya menuju ….a. rumahb. istanac. jaland. sekolahe. surga JawabanBerikut yang termasuk cara menghargai ilmu pengetahuan dan teknologi adalah…A. Menguasai teknologi untuk memperkaya diri sendiriB. Menerapkan teknologi untuk kemaslahatan manusiaC. Menyimpan ilmu pengetahuan untuk diri sendiriD. Membuat senjata pemusnahan massalE. Mengeksploitasi alam demi kepentingan manusia semata JawabanMaksud orang yang menempuh perjalanan untuk menuntut ilmu sama dengan menuju jalan ke surga adalah…A. Allah Swt, memuliakan orang yang menuntut ilmuB. Orang yang menuntut ilmu jika mati akan masuk surga tanpa hisabC. Orang yang berilmu pasti menjadi orang yang kayaD. Orang yang menuntut ilmu itu pasti akan masuk surgaE. Orang yang menuntut ilmu akan mati dan masuk surga Jawabanperumpamaan ahli ilmu dengan ahli ibadah menurut hadits yang berasal dari kasir bin Qais yang diriwayatkan oleh Abu Daud adalah ibarat ….A. bulan purnama yang bersinar diantara bintang-bintangB. bintang-bintang yang bersinar mengelilingi bulanC. bulan dan bintang yang bertaburan di langitD. tata surya yang menghiasi angkasa rayaE. bulan yang mengalami purnama penuh Jawabanterjemahan dari penggalan hadits “alaa sairi al-kawaakib” adalah …A. pada malam purnamaB. bagaikan keutamaan bulanC. terhadap seluruh bintang-bintangD. keutamaan orang berilmuE. dibanding ahli ibadah JawabanAllah swt. akan mengangkat derajat yang lebih tinggi untuk orang-orang yang beriman dan ….A. berbudayaB. berilmuC. berbudi luhurD. bermartabatE. berwibawa JawabanBerikut ini yang tidak menunjukkan sikap semangat menuntut ilmu, yaitu ….A. berjalan kaki meskipun sekolahnya jauhB. memanfaatkan waktu luang untuk belajarC. sekolah tanpa harus belajarD. belajar sampai larut malam bila akan ujianE. belajar meskipun tidak ada ujian JawabanPara murid akan meendapat ilmu yang bermanfaat apabila ….A. mengikuti semua perilaku gurunyaB. merasa takut pada gurunyaC. menghormati ilmu dn memuliakan gurunyaD. menghargai ilmuE. menaati semua perintah gurunya Jawabanmenurut At-taubah 9 122, apabila terjadi peperangan, maka tidak semua umat Islam wajib berperang, tetapi sebagian lagi wajib menuntut ilmu. karena menuntut ilmu dianggap ….. berperang di jalan lebih memiliki pamor daripadaB. lebih terhormat dibandingkanC. lebih mulia dibandingkanD. sama pentingnya denganE. lebih penting daripada JawabanIlmu yang bermanfaat adalah ilmu…A. Tentang ketuhananB. Yang banyak dipelajariC. Yang diamalkan dan disampaikan kepada orang lainD. EkonomiE. Metafisika JawabanBerikut yang tidak diwajibkan menuntut ilmu adalah…A. PerempuanB. Orang gilaC. remajaD. laki-lakiE. orang tua JawabanSelama seseorang menuntut ilmu, maka ia berada dalam ….A. jalan AllahB. ridha AllahC. murka AllahD. sisi AllahE. ampunan Allah JawabanAl-Qur’an Surah Al-Alaq ayat 1-5 berisi tentang ….A. perintah berpuasaB. perintah beramalC. perintah berusahaD. perintah membacaE. perintah shalat JawabanMenuntut ilmu hendaknya dengan niat ….A. mencari ridha AllahB. menambah pengetahuanC. mengejar kekuasaanD. mendapat kemuliaanE. mencari kesenangan JawabanHukum menuntut ilmu bagi seorang muslim adalah…A. wajibB. sunnahC. makruhD. haramE. mubah Jawaban
Menuntutilmu merupakan kewajiban seorang muslim yang sudah mukallaf. Bahkan kewajiban ini setara dengan berjuang di jalan Allah Ta'ala. Sebagaimana Firman Allah Ta'ala, وماكان المؤمنون لينفروا كافة فلولا نفر من كل فرقة منهم طائفة ليتفقهوا فى الدين ولينذروا قومهم اذا رجعوا اليهم لعلهم يحذرون

Rangkuman PAI Memahami Makna Menuntut Ilmu dan Keutamaannya 1. Kewajiban menuntut ilmu Dalam Islam, menuntut ilmu hukumnya adalah wajib. Baik untuk laki – laki maupun perempuan. Perintah pertama yang diberikan kepada Nabi Muhammad juga adalah kita harus membaca atau belajar. . “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” al-Alaq/961-5 Islam tidak membedakan laki – laki maupun perempuan dalam hal menuntut ilmu. Semuanya memiliki kedudukan yang sama. Akan tetapi ada beberapa kewajiban yang diperintahkan Allah Swt. dan Rasul-Nya yang membedakan lak-laki dengan perempuan. Laki – laki dan perempuan sama – sama sebagai khalifah dan hamba di bumi. Untuk menjadi khalifah pemimpin memerlukan ilmu pengetahuan yang luas dan memadai untuk mengelola apa yang diperintahnya dengan baik dan penuh tanggungjawab. Sama halnya dengan hamba, untuk mencapai kedudukan yang tinggi keimanan kepada Allah SWT, maka dibutuhkan ilmu yang luas pula, Menuntut ilmu tidak mementingkan jarak dan waktu. Ada pepatah mengatakan Tuntutlah ilmu walau ke negeri china. Begitu juga dengan waktu, tuntutlah ilmu sejak lahir hingga meninggal dunia. 2. Hukum menuntut ilmu Istilah menuntut Ilmu sangatlah luas, bisa ilmu yang bermanfaat dan juga bisa ilmu yang tidak bermanfaat. Hokum mencari ilmu yang tidak bermanfaat adalah haram, baik sukses maupun gagal. Sedangkan mencari ilmu yang bermanfaat adalah wajib. Hukum menuntut ilmu ada dua a. Fardu kifayah Hukum menuntut ilmu fardu kifayah berlaku untuk ilmu-ilmu yang harus ada di kalangan umat Islam sebagaimana juga dimiliki dan dikuasai golongan kafir. Seperti ilmu kedokteran, perindustrian, ilmu falaq, ilmu eksakta, serta ilmu-ilmu lainnya. b. Fardu Ain Hukum mencari ilmu menjadi fardu ain jika ilmu itu tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim dan muslimah dalam segala situasi dan kondisi, seperti ilmu mengenal Allah Swt. dengan segala sifat-Nya, ilmu tentang tatacara beribadah, dan sebagainya. 3. Keutamaan orang yang menuntut ilmu Orang – orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain akan mendapatkan derajat yang tinggi di sisi Allah SWT. Berikut keutamannya a. Diberi derajat yang tinggi di sisi Allah “Dan Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” al-Mujadillah/5811 b. Diberikan pahala yang besar di hari kiamat nanti Dari Anas bin Malik ra. Rasulullah saw. bersabda, “Penuntut ilmu adalah penuntut rahmat, dan penuntut ilmu adalah pilar Islam dan akan diberikan pahalanya bersama para nabi.” ad-Dailami c. Merupakan sedekah yang paling utama Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah jika seorang muslim mempelajari ilmu dan mengajarkannya kepada saudaranya sesama muslim.” Ibnu Majah d. Lebih utama dari seorang ahli ibadah Dari Ali bin Abi Talib ra. Rasulullah saw. bersabda, “Seorang alim yang dapat mengambil manfaat dari ilmunya, lebih baik dari seribu orang ahli ibadah.” ad-Dailami e. Lebih utama dari Å›alat seribu raka’at Dari Abu Å»arr, Rasulullah saw. bersabda, “Wahai Aba ªarr, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu daripada Å›alat sunnah seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada Å›alat seribu rakaat.” Ibnu Majah e. Mendapat pahala seperti orang yang sedang berjihad di jalan Allah Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw. bersabda, “Bepergian ketika pagi dan sore guna menuntut ilmu adalah lebih utama daripada berjihad fi sabilillah.” ad-Dailami f. Dimudahkan jalannya menuju surge dan dinaungi malaikat Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah sekumpulan orang yang berkumpul di suatu rumah dari rumah-rumah masjid Allah Azza wa Jalla, mereka mempelajari kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, melainkan malaikat mengelilingi dan menyelubungi mereka dengan rahmat, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya. Dan tidaklah seorang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu melainkan Allah memudahkan jalan baginya menuju surga.” Muslim dan Ahmad Nah, itulah rangkuman materi tentang makna dan keutamaannya menuntut ilmu. Semoga bermanfaat dan keep belajar singkat,.

10 HADIS TENTANG MENUNTUT ILMU 1. Kewajiban menuntut ilmu "mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap muslim (baik laki-laki maupun perempuan)" . (H.R.Ibnu Majah:220) 2.
Tarbiyah madal hayah. Bahwa Pendidikan adalah sepanjang hidup merupakan ungkapan ini menjadi salah satu spirit bagi kita untuk selalu konsisten dalam belajar. Konsistensi kita akan semakin kokoh jika kita mengetahui berbagai keutamaan bagi seorang pembelajar. Maka di tulisan ini saya akan berbagi dengan anda. Khususnya adik-adik pelajar berikut materi PAI SMA Semangat menuntut ilmu. Baca Juga Kemuliaan Seorang Guru Menuntut ilmu dalam bahasa Arab disebut juga dengan tholabul 'ilmi. Menuntut ilmu adalah bagian dari sebuah ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Bahkan menuntut ilmu ini merupakan kewajiban setiap muslim yang sudah mukallaf. Pengertian Kata ilmu yang sering kita jumpai dalam bahasa Indonesia maupun di KBBI merupakan kata serapan dari bahasa Arab. Berasal dari kata al-'ilmu yang merupakan bentuk masdar dari 'alima ya'lamu 'ilman. Dalam bahasa Inggris to know yang berarti tahu, mengetahui. Lawan kata al-'ilmu adalah al jahlu bodoh/tidak tahu. Secara istilah terminologi ilmu berarti mengetahui sesuatu atau memahami tentang sesuatu. Ilmu juga berarti sarana bagi seseorang untuk mendapatkan rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebagaimana disebutkan dalam tafsir aisar tafasir, Karya Syaikh Abu Bakar Jabir bin Musa bin Abdul Qadir bin Jabir al-Jazairi, العلم سبيل الخشية الله فمن لا علم له فلا خشية له انما يخشى الله من عباده العلماء "Ilmu itu adalah jalan menuju rasa takut kepada Allah, barangsiapa yang tidak mengenal Allah, maka dia tidak mempunyai rasa takut kepada-Nya. Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-Nya hanyalah ulama" Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, ilmu adalah apa yang dibangun diatas dalil. Syeikh Al Utsaimin mengatakan bahwa ilmu adalah ilmuvyang diturunkan oleh Allah Ta'ala kepada Rasul-NYA berupa keterangan dan petunjuk. Sedangkan menurut Ibnu Hajar Al Atsqolani, bahwa yang dimaksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i. Dalil Naqli Menuntut ilmu merupakan kewajiban seorang muslim yang sudah mukallaf. Bahkan kewajiban ini setara dengan berjuang di jalan Allah Ta'ala. Sebagaimana Firman Allah Ta'ala, وماكان المؤمنون لينفروا كافة فلولا نفر من كل فرقة منهم طائفة ليتفقهوا فى الدين ولينذروا قومهم اذا رجعوا اليهم لعلهم يحذرون "Dan tidak sepatutunya orang-orang mukmin itu semuanya pergi ke medan perang. Mengapa sebagian dari mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya, apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya." QS. At-Taubah " 122 Ayat diatas memberikan pemahaman kepada kita, keterpanggilan kita sebagai orang-orang beriman bukan hanya pergi seleuruhnya ke medan jihad perang namun, harus ada bagian dari kita untuk mempelajari, tafaqquh fiddin memperdalam pengetahuan agama. Dalam hadits Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam, beliau bersabda, طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِ مُسْلِمٍ "Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim" HR. Ibnu Majah. Dinilai shahih oleh syiekh Albani Dalam hadits ini, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasalam dengan tegas menyatakan bahwa menuntut ilmu itu hukumnya wajib atas setiap muslim. Bukan hanya berlaku bagi sebagian saja, namun seluruh muslim. Terkait dengan kewajiab setiap muslim untuk menuntut ilmu, maka kita harus mengetahui tentang menuntut ilmu dibagi menjadi dua ; fardhu'ain dan fardhu kifayah. Fardhu'ain Dalam bagian menuntut ilmu yang pertama ini, ada dua macam lagi, Jenis ilmu fardhu'ain yang harus dipelajari oleh seluruh mukallafin dimanapun mereka berada dan kapanpun juga. Adapun yang termasuk dalam jenis ini adalah mengetahui tauhid dan perusaknya syirik, pokok-pokok keimanan rukun iman, islam, hukum sholat dan sebagainya. Juga termasuk mengetahui perkara-perkara yang diharamkan dalam Islam seperti makanan, minuman, pakaian, kehormatan, darah, harta, ucapan dan perbuatan. Jenis ilmu fardhu'ain yang harus dipelajari oleh sebagian mukallafin saja, yang memiliki kewajiban tertentu yang khusus baginya. Adapun maksud jenis ini adalah orang yang tidak memiliki kewajiban tersebut, tidak harus mempelajari ilmu tersebut. Contoh dari jenis ilmu ini antara lain Ilmu tentang suatu ibadah tertentu bagi orang yang mampu mengerjakannya Haji, umrah dll. Ilmu tentang pekerjaan, profesi atau tugas agar bisa menunaikan kewajiban pekerjaannya dan agar terhindar dari melakukan hal haram dalam pekerjaan itu Bekerja di Kantor yang melakukan aktifitas Riba. Ilmu tentang muamalah aktifitas yang hendak dilakukannya. Agar abisa menghindari larangan yang haram dilakukan dan bisa menunaikan kewajibannya terhadap pihak lain Jual beli. Ilmu tentang hukum suatu kejadian kontemporer bagi yang mengalaminya Narkoba, korupsi dll. Fardhu Kifayah Menuntut ilmu yang menjadi kifayah adalah sebuah ilmu yang sudah dipelajari oleh sebagian muslimin dengan mencukupi, maka gugurlah kewajiban tersebut atas muslimin lainnya. Namun disunnahkan bagi muslimin yang lain untuk mempelajarinya. Imam Annawawi rahimahullah, menjelaskan jenis ilmu yang termasuk fardhu kifayah adalah ilmu yang dibutuhkan manusia demi tegaknya agama mereka yang sifatnya harus ada, Ilmu syariat, misal ; Menghafal Al Quran, hadits dan ilmu Hadits, ilmu Ushl Fiqh, Fiqih, Nahwu, Bahasa Arab, dan sebagainya. Ilmu yang bukan syariat, namun dibutuhkan demi tegaknya urusan dunia, misal ; kedokteran, matematika dan sebagainya. Demikian tulisan saya malam ini, tentang Materi PAI SMA Semangat Menuntut ilmu. Semoga bermanfaat dan sukses selalu bersama kita. Selamat berkarya untuk bangsa dan agama.
A Memahami Makna Menuntut Ilmu dan Keutamaannya 1. Kewajiban Menuntut Ilmu Menuntut ilmu atau belajar adalah kewajiban setiap orang Islam. Banyak sekali ayat al-Qur'ān atau hadis Rasulullah saw. yang menjelaskan tentang kewajiban belajar, baik kewajiban tersebut ditujukan kepada laki-laki maupun perempuan.
Menuntut Ilmu Aqidah Akhlaq/PAIBP Kelas 10 SMA/SMK/MA/MAK. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini adalah materi Aqidah Akhlaq kelas 10 SMA/SMK/MA/MAK Muhammadiyah Bab 5 Menuntut Ilmu yang merupakan bagian materi Aqidah Akhlak semester genap. Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga ya, materi ini juga cocok dipelajari oleh para siswa kelas 10 yang mempelajari Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Bab Menuntut Ilmu. Untuk memudahkan dalam mempelajari materi bab ini secara runtut, berikut ini Sekolahmuonline buatkan Daftar Isi-nyaTinggal Klik SHOWMenuntut IlmuIlmu adalah cahaya kehidupan. Ilmu ibarat cahaya yang menyinari dalam kegelapan yang menunjukkan arah menuju jalan yang ditempuh. Tanpa ilmu seseorang akan tersesat jauh ke dalam jurang kebodohan. Dengan ilmu pengetahuan jarak yang jauh terasa dekat, waktu yang lama terasa singkat, pekerjaan yang berat menjadi ringan. Dengan ilmu manusia memperoleh segala yang ia cita-citakan. Ilmu adalah sumber raya yang Allah Swt. ciptakan ini, penuh dengan berbagai macam rahasia yang dikandungnya. Bumi, langit, laut, dan yang ada di sekitarnya adalah bagian dari alam raya yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Bagaimana dapat mengetahui rahasia yang ada di perut bumi, di dalam lautan, dan di ruang angkasa jika tidak melalui ilmu pengetahuan? Oleh karena itu, sungguhlah tepat Allah Swt. menjadikan manusia sebagai wakil-Nya di muka bumi ini, karena manusia memiliki potensi pengetahuan untuk mengelola, mengurus, dan memanfaatkan alam raya yang Allah Swt. Islam memandang bahwa ilmu pengetahuan adalah hal yang sangat penting. Orang-orang yang memiliki pengetahuan Allah Swt. menjanjikan dengan derajat yang tinggi di sisi-Nya, apalagi di sisi manusia lainnya. Demikian pula Rasulullah saw. yang menganjurkan setiap umat Islam agar menuntut ilmu setinggi-tingginya. Rasulullah Saw. menyatakan bahwa orang-orang yang menuntut ilmu sama besar pahalanya dengan orang yang berjihad di jalan Allah Menuntut IlmuMenuntut ilmu atau belajar adalah kewajiban setiap orang Islam. Banyak sekali ayat al-Qur’ān atau hadis Rasulullah saw. yang menjelaskan tentang kewajiban belajar, baik kewajiban tersebut ditujukan kepada laki-laki maupun perempuan. Bahkan wahyu pertama yang diterima Nabi saw. adalah perintah untuk membaca atau belajar. “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” al-Alaq/961-5Kewajiban menuntut ilmu bagi laki-laki dan perempuan menandakan bahwa agama Islam tidak membeda-bedakan hak dan kewajiban manusia karena jenis kelaminnya. Walau memang ada beberapa kewajiban yang diperintahkan Allah Swt. dan Rasul-Nya yang membedakan lak-laki dengan perempuan. Akan tetapi, dalam menuntut ilmu semua memiliki kewajiban dan hak yang sama antara laki-laki dan dan perempuan sama-sama sebagai khalifah di muka bumi dan sebagai hamba abid. Untuk menjadi khalifah yang sukses, maka sudah barang tentu membutuhkan ilmu pengetahuan yang memadai. Bagaimana mungkin seseorang dapat mengelola dan merekayasa kehidupan di bumi ini tanpa bekal ilmu pengetahuan. Demikian pula sebagai hamba, untuk mencapai tingkat keyakinan keimanan tertinggi kepada Allah Swt. dan makhluk-makhluk-Nya yang gaib dibutuhkan ilmu pengetahuan yang ilmu juga tidak dibatasi oleh jarak dan waktu. Mengenai jarak, ada ungkapan yang menyatakan bahwa tuntutlah ilmu walau hingga ke negeri Cina. Demikian pula dalam hal waktu, Islam mengajarkan bahwa menuntut ilmu itu dimulai sejak lahir hingga liang Menuntut IlmuIstilah ilmu mencakup seluruh pengetahuan yang tidak diketahui manusia, baik yang bermanfaat maupun yang tidak bermanfaat. Untuk ilmu yang tidak bermanfaat, haram, dan berdosa bagi orang yang mempelajarinya, baik sukses maupun gagal. Adapun ilmu yang bermanfaat, maka wajib dituntut dan dipelajari. Hukum menuntut ilmu-ilmu wajib itu terbagi atas dua bagian, yaitu fardu kifayah dan fardu Fardu KifayahHukum menuntut ilmu fardu kifayah berlaku untuk ilmu-ilmu yang harus ada di kalangan umat Islam sebagaimana juga dimiliki dan dikuasai golongan kafir. Seperti ilmu kedokteran, perindustrian, ilmu falaq, ilmu eksakta, serta ilmu-ilmu Fardu AinHukum mencari ilmu menjadi fardu ain jika ilmu itu tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim dan muslimah dalam segala situasi dan kondisi, seperti ilmu mengenal Allah Swt. dengan segala sifat-Nya, ilmu tentang tatacara beribadah, dan Orang yang Menuntut IlmuBeberapa kriteria atau karakter orang yang menuntut ilmu diantaranya- Mencintai ilmu sebagaimana ia mencintai Allah- Menghindari hal-hal yang dapat melalaikan- Jiwanya bersih dari sifat-sifat tercela- Tidak sombong- Menjaga kesucian- Belajar di setiap waktu dan tidak mudah puas dalam mencari ilmuKeutamaan Orang yang Menuntut IlmuOrang-orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya diberikan keutamaan oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya dengan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. Keutamaan Orang yang Menuntut IlmuOrang-orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya diberikan keutamaan oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya dengan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. Perumpamaan keutamaan orang alim dengan orang ahli ibadah seperti keutamaan antara bulan purnama dan Shollallahu alaihi wasallam bersabdaوفضلُ العالمِ على العابدِ كفضلِ القمرِ على سائرِ الكواكبِ إنَّ العلماءَ ورثةُ الأنبياءِ إنَّ الأنبياءَ لم يورِّثوا دينارًا ولا درْهمًا إنَّما ورَّثوا العلمَ فمَن أخذَ بِهِ فقد أخذَ بحظٍّ وافرٍ"Keutamaan orang yang berilmu dibanding dengan ahli ibadah, seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidaklah mewariskan dinar dan dirham, tetapi mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa mampu mengambilnya, berarti dia telah mengambil keberuntungan yang banyak." [ Dawud At-Tirmidzi keutamaan-keutamaan orang yang menuntut ilmu dan yang mengajarkannya adalah sebagai Diberikan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. “Dan Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” al-Mujadillah/5811 b. Diberikan pahala yang besar di hari kiamat nanti Dari Anas bin Malik ra. Rasulullah saw. bersabda, “Penuntut ilmu adalah penuntut rahmat, dan penuntut ilmu adalah pilar Islam dan akan diberikan pahalanya bersama para nabi.” ad-Dailamic. Merupakan sedekah yang paling utama Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah jika seorang muslim mempelajari ilmu dan mengajarkannya kepada saudaranya sesama muslim.” Ibnu Majahd. Lebih utama daripada seorang ahli ibadah Dari Ali bin Abi Talib ra. Rasulullah saw. bersabda, “Seorang alim yang dapat mengambil manfaat dari ilmunya, lebih baik dari seribu orang ahli ibadah.” ad-Dailamie. Lebih utama dari śalat seribu raka’at Dari Abu Żarr, Rasulullah saw. bersabda, “Wahai Aba ªarr, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu daripada śalat sunnah seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada śalat seribu rakaat.” Ibnu Majahf. Diberikan pahala seperti pahala orang yang sedang berjihad di jalan Allah Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw. bersabda, “Bepergian ketika pagi dan sore guna menuntut ilmu adalah lebih utama daripada berjihad fi sabilillah.” ad-Dailamig. Dinaungi oleh malaikat pembawa rahmat dan dimudahkan menuju surgaDari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah sekumpulan orang yang berkumpul di suatu rumah dari rumah-rumah masjid Allah Azza wa Jalla, mereka mempelajari kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, melainkan malaikat mengelilingi dan menyelubungi mereka dengan rahmat, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya. Dan tidaklah seorang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu melainkan Allah memudahkan jalan baginya menuju surga.” Muslim dan AhmadAdab dalam Menuntut IlmuAgar proses belajar berjalan dengan baik sehingga kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan mampu mengantarkan kita menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat, beberapa hal harus kita perhatikan dalam menuntut ilmu- Meluruskan niat- Hormat tawadhu kepada guru- Mengawali dan mengakhiri dengan doa- ta’dziem mengagungkan/hormat kepada guru - mempunyai semangat belajar- suka membaca- bekerja kerasMenerapkan Perilaku MuliaPerilaku yang mencerminkan sikap memahami at-Taubah/9122, di antaranya tergambar dalam aktivitas-aktivitas sebagai Jadilah orang yang berilmu pandai, sehingga dengan ilmu yang dimiliki seorang muslim dapat mengajarkan ilmu yang dimilikinya kepada orang-orang yang ada di sekitarnya. Dengan demikian kebodohan yang ada di lingkungannya dapat terkikis habis dan berubah menjadi masyarakat yang beradab dan memiliki wawasan yang Jika tidak dapat menjadi orang pandai yang mengajarkan ilmunya kepada umat manusia, jadilah sebagai orang yang mau belajar dari lingkungan sekitar dan dari orang-orang Jika tidak dapat menjadi orang yang belajar, jadilah sebagai orang yang mau mendengarkan ilmu pengetahuan. Setidaknya jika kita mau mendengarkan ilmu pengetahun kita dapat mengambil hikmah dari materi yang kita Jika menjadi pendengar juga masih tidak dapat, maka jadilah sebagai orang yang menyukai ilmu pengetahun, di antaranya dengan cara membantu dan memuliakan orang-orang yang berilmu, memfasilitasi aktivitas keilmuan seperti menyediakan tempat untuk pelaksanaan pengajian dan Janganlah menjadi orang yang kelima, yaitu yang tidak berilmu, tidak belajar, tidak mau mendengar, dan tidak menyukai ilmu. Jika di antara kita memilih yang kelima ini akan menjadi orang yang Al-Qur’ān dan Hadits tentang Ilmu Pengetahuan Ayat-Ayat Al-Qur’ān tentang Ilmu at-Taubah/9122 وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَArtinya “Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi ke medan perang. Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.”Kandungan Ayat Dalam ayat tersebut, Allah Swt. menerangkan bahwa tidak perlu semua orang mukmin berangkat ke medan perang, apabila peperangan itu dapat dilakukan oleh sebagian kaum muslimin saja. Tetapi harus ada pembagian tugas dalam masyarakat, sebagian berangkat ke medan perang, dan sebagian lagi tekun menuntut ilmu dan mendalami ilmu-ilmu agama Islam supaya ajaran-ajaran agama itu dapat diajarkan secara merata, dan dakwah dapat dilakukan dengan cara yang lebih efektif serta bermanfaat serta kecerdasan umat Islam dapat umat Islam adalah untuk mempelajari agamanya, serta mengamalkannya dengan baik, kemudian menyampaikan pengetahuan agama itu kepada yang belum mengetahuinya. Tugas-tugas tersebut merupakan tugas umat dan tugas setiap pribadi muslim sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan masing-masing, karena Rasulullah saw. telah bersabda;Artinya “Dari Abdullah bin Amru, sesungguhnya Nabi saw. bersabda; “Sampaikanlah olehmu apa-apa yang telah kamu peroleh dariku walaupun hanya satu ayat al-Qur’ān”. BukhariApabila umat Islam telah memahami ajaran-ajaran agamanya, dan telah mengerti hukum halal dan haram, serta perintah dan larangan agama, tentulah mereka akan lebih dapat menjaga diri dari kesesatan dan kemaksiatan. Selain itu, dapat melaksanakan perintah agama dengan baik dan dapat menjauhi larangan-Nya. Dengan demikian, umat Islam menjadi umat yang baik, sejahtera di dunia dan di karena ayat ini telah menetapkan bahwa fungsi ilmu tersebut adalah untuk mencerdaskan umat, maka tidaklah dapat dibenarkan apabila ada orang-orang Islam yang menuntut ilmu pengetahuannya hanya untuk mengejar pangkat dan kedudukan atau keuntungan pribadi saja. Apalagi untuk menggunakan ilmu pengetahuan sebagai kebanggaan dan kesombongan diri terhadap golongan yang belum menerima tentang Mencari Ilmu dan Keutamaannya Hadis dari Ibnu Abd. Barr. Artinya “Rasulullah saw. Bersabda; Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Dan sesungguhnya segala sesuatu hingga makhluk hidup di lautan memintakan ampun bagi penuntut ilmu” Ibnu Abdul Barr . 184 6 2 184 443 291 3 351

materi menuntut ilmu kelas 10